Informasi dan Tips

Berisi informasi dan tips kehidupan sehari-hari

Minggu, 24 Juni 2018

Inilah Profil dan Biodata Lengkap Basuki Tjahaya Purnama / Ahok


basuki tjahaya purnama
Ahok images

Basuki Tjahaya Purnama atau yang lebih dikenal dengan Ahok merupakan salah satu mantan kepala daerah dan mantan anggota DPR-RI. Beliau lahir di Belitung Timur pada tanggal 29 Juni 1966.
Bila kita berbicara tentang Ahok ini tak lengkap rasanya jika tidak membahas tentang berbagai jabatan dan posisi yang pernah ia duduki di pemerintahan. Sebelum menjadi Gubernur DKI Jakarta, dia pernah juga menjabat sebagai Bupati Belitung Timur dan juga pernah menjabat sebagai anggota DPR.

Masa jabatan sebagai gubernur Jakarta yang di terima beliau merupakan warisan dari gubernur pendahulunya yaitu bapak Ir. Joko Widodo yang mundur dari dikarenakan Joko widodo / Jokowi terpilih menjadi Presiden melalui pemilihan langsung yang digelar pada tahun 2014.
Namun perlu diketahui bahwa Ahok bukanlah keturunan Tionghoa pertama yang menjabat sebagai orang nomor satu di Ibu Kota RI.

Sebelumnya Hendrik Hermanus Joel Ngantung atau yang lebih dikenal dengan panggilan Henk Ngantung pernah menduduki kursi gubernur DKI pada tahun 1964 sampai dengan 1965. Beliau merupakan seorang Tionghoa kelahiran Manado Sulawesi Utara.
Meski bukan etnis Tionghoa pertama, namun Ahok adalah pemeluk agama Kristen Protestan pertama yang menjabat sebagai gubernur Jakarta. Berbeda dengan Henk Ngantung yang beragama Katolik.

Terjun ke Politik

Sedikit cerita menarik tentang awal mula kenapa seorang Ahok terjun ke dunia politik adalah karena termotivasi oleh kata-kata ayah Ahok sendiri. Singkat cerita pada waktu bapaknya Ahok mengantarkannya pergi kesekolah menggunakan mobil, beliau bertemu dengan seorang wanita tua yang kesusahan sedang menuntun sepeda.

Melihat hal itu kemudian ayah ahok pun menghampiri wanita itu dan memberi sedikit uang dengan maksud agar wanita tersebut segera mengganti ban sepeda yang bocor tersebut. Keluarga Ahok memang terkenal akan kedermawanan dan kebaikannya.

Ia tidak segan-segan untuk memberi bantuan berupa materi kepada siapa yang menurutnya pantas untuk dibantu.  Tak berapa lama setelah ahok dan ayahnya pergi cukup jauh dari wanita itu, kemudian sang ayah berpesan pada Basuki Tjahaya Purnama kecil:

Nak, jika kita menjadi orang kaya dan banyak uang, kita memang bisa membantu dan meringankan beban orang miskin. Namun dengan menjadi kaya saja tidak cukup. Uang kita tidak akan cukup untuk membantu orang yang banyak. Kita harus terjun ke dunia pemerintahan agar kita bisa menggunakan uang milik negara yang jumlahnya lebih banyak untuk membantu orang yang lebih banyak pula. 

Kira-kira kurang lebih seperti itulah kisah yang mengilhami kenapa seorang Tionghoa seperti Basuki T.P. memberanikan diri terjun ke dunia politik.
Sukses yang diraihnya tentu tidak karena prestasi dari Ahok sendiri. Ada dukungan besar yang datang juga dari istrinya atau yang dikenal dengan Veronica Tan yang menemaninya dalam menjalani kehidupan.

Masa Jabatan Ahok di Jakarta

- Sebelum menduduki posisi cawagub dan gubernur, beliau pernah juga menjabat sebagai anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) periode 2009-2014.
- Basuki Tjahaya Purnama menjabat sebagai wakil gubernur DKI selama 2 tahun. (15-10-2012 s/d 19-11-2014)
- Kemudian ia menjabat sebagai Gubernur selama 3 tahun. (19-11-2014  s/d 9-5-2017)

Tersandung Kasus

Hampir semua masyarakat Indonesia sudah mengetahui tentang sifat dan perilaku ahok yang jujur dan anti korupsi. Namun karena sifatnya yang pemberani, gaya bicaranya menjadi terlalu ceplas ceplos.

Meski dengan pembawaan yang tegas dan sering menjadi bahan pembicaraan di media, ia berhasil menjalankan pemerintahan dengan baik. Berbagai program pemerintah provinsi seperti pengerukan kali dan juga menata kota Jakarta pun ia kerjakan dengan baik.

Naas, pada saat periode kampanya dalam rangka pemilihan gubernur DKI periode 2017-2022, ia keceplosan mengeluarkan kata-kata yang telah menyinggung hati umat Islam. Buntut dari hal ini telah terjadinya demo besar-besaran yang diadakan di sekitar monas yang dilakukan oleh umat Islam untuk mendesak pemerintah mengadili Ahok dan membawanya ke ranah hukum.

Setelah pilkada selesai dan Kalah dari Pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno, akhirnya hakim pengadilan memvonis Ahok selama 2 tahun penjara dengan pasal penistaan agama.  Kini Ahok pun berada di rumah tahanan Mako Brimob Depok.

Dan hal yang menyedihkan lagi yaitu pada saat ia berada di penjara, istri beliau (Veronica Tan) mengajukan cerai. Pada saat artikel ini diterbitkan, bapak Basuki Tjahaya Purnama masih berada di Mako Brimob untuk menjalani sisa hukumannya. Itulah profil singkat dan biografi tentang Ahok atau Basuki Tjahaya Purnama.

Dari kisah diatas sebaiknya kita juga turut mengambil sebuah pelajaran. Seorang yang berprestasi saja tidak cukup. Harus juga diimbangi dengan perilaku dan perkataan yang baik. Kita tidak boleh sembarangan dalam mengeluarkan perkataan yang sekiranya tidak pantas diucapkan oleh seseorang yang dianggap sebagai publik figur atau panutan.

0 Komentar Inilah Profil dan Biodata Lengkap Basuki Tjahaya Purnama / Ahok

Posting Komentar

Back To Top